Ekstrakurikuler

Ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan Peserta Didik di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan ekstrakurikuler ditujukan agar Peserta Didik dapat mengembangkan kepribadian, minat, dan kemampuannya di berbagai bidang di luar bidang akademik.

 Ekstrakurikuler yang terdapat di SMKN 1 Brebes antara lain :
  • Kepramukaan
  • Palang Merah Remaja
  • Seni Musik (Paduan Suara, Band)
  • Olahraga (Basket)
  • Paskibra
  • Rohis
  • English Club

A. KEPRAMUKAAN

Pendidikan Kepramukaan dilaksanakan dalam 3 (tiga) Model meliputi Model Blok, Model Aktualisasi, dan Model Reguler. dan merupakan kegiatan wajib dalam bentuk perkemahan yang dilaksanakan setahun sekali dan diberikan penilaian umum. Model Aktualisasi merupakan kegiatan wajib dalam bentuk penerapan sikap dan keterampilan yang dipelajari didalam kelas yang dilaksanakan dalam kegiatan Kepramukaan secara rutin, terjadwal, dan diberikan penilaian formal. Model Reguler merupakan kegiatan sukarela berbasis minat peserta didik yang dilaksanakan di Gugus depan.
 
Pendidikan Kepramukaan berisi perpaduan proses pengembangan nilai sikap dan keterampilan. Pola Kegiatan Pendidikan Kepramukaan diwujudkan dalam bentuk upacara dan keterampilan Kepramukaan dengan menggunakan berbagai metode dan teknik. Upacara meliputi upacara pembukaan dan penutupan. Keterampilan Kepramukaan dilaksanakan sebagai perwujudan komitmen Kepramukaan dalam bentuk pembiasan dan penguatan sikap dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Metode dan teknik dituangkan dalam bentuk belajar interaktif dan progresif disesuaikan dengan kemampuan fisik dan mental peserta didik.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Pendidikan Kepramukaan dilaksanakan untuk menginternalisasikan nilai ketuhanan, kebudayaan, kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, dan kemandirian pada peserta didik. Diharapkan nilai-nilai dalam sikap dan keterampilan sebagai muatan Kurikulum 2013 dan muatan Pendidikan Kepramukaan dapat bersinergi secara koheren.
 
B. PALANG MERAH REMAJA (PMR)

Palang Merah Remaja (PMR) adalah wadah kegiatan remaja di sekolah atau lembaga pendidikan normal dalam kepalang merahan melalui program kegiatan ekstra kurikuler.

Syarat menjadi anggota PMR :
  • WNI atau WNA yang berdomisili di Indonesia
  • Berusia 7-20 tahun dan belum menikah
  • Berpendidikan setingkat SD, SLTP dan SLTA
  • Bersedia mengikuti pelatihan dan pendidikan dasar kepalang merahan
  • Mendapat persetujuan orang tua/wali
Kegiatan PMR :
  • Pengumpulan bantuan di sekolah untuk korban bencana
  • Bakti sosial dengan kunjungan ke rumah sakit atau panti jompo/panti asuhan untuk perawatan keluarga, gerakan kebersihan lingkungan, dsb
  • Mengikuti gerakan kakek/nenek angkat asuh
  • Mengikuti pelatihan remaja sebaya di bidang kesehatan remaja dan HIV/AIDS
  • Donor darah siswa
  • Seni (majalah dinding, lomba-lomba)
  • Program persahabatan remaja palang merah regional/internasional
  • Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) PMR
Ruang lingkup kegiatan PMR dikenal dengan nama Tri Bakti Remaja yang mengandung arti :
  • Berbakti kepada masyarakat (seperti mengadakan kunjungan berkala ke panti jompo, menjadi donor darah
  • Mempertinggi keterampilan serta memelihara kebersihan dan kesehatan (misalnya, mempraktikkan kebersihan dan kesehatan di lingkungan sekitar
  • Mempererat persahabatan nasional dan internasional (contohnya, melakukan latihan gabungan PMR dengan kelompok PMR lain, saling bertukar album persahabatan)

C. SENI MUSIK

Seni musik adalah salah satu wujud dari pembelajaran seni kreatif. Melalui seni ini, Seseorang diharapkan untuk mampu menghasilkan karya seni serta kepekaan terhadap lingkungan semesta, baik semesta sosial, semesta alam, dan semesta individualistic. Perwujudan kreatifitas siswa dalam menciptakan sebuah karya adalah bervariasi, sesuai dengan daya kreasi ciptanya itu sendiri. Melalui seni musik, kita belajar untuk mengeksplor daya kreatif, mengembangkan rasa cinta dalam menghasilkan karya yang lebih baik.
 
Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi media untuk membina siswa untuk mengembangkan daya kreasinya adalah seni musik, disamping mengasah kemampuan daya cipta, seni musik juga adalah salah satu program untuk mengembangtumbuhkan kepekaan estetik siswa.
 
D. OLAHRAGA BASKET
Ekstrakurikuler basket merupakan suatu wadah organisasi yang berupaya memberikan ruang berekspresi bagi para anggotanya untuk menyalurkan kegemaran (hobi), bakat, dan prestasi. Selain itu juga merupakan tempat ajang berkumpul dan bersilaturahmi bagi anggotanya.

Ekstrakurikuler Basket menjalankan aktivitasnya secara rutin dan berkesinambungan seperti program latihan, program pembinaan, dan ikut serta dalam kompetisi/kejuaraan yang diselenggarakan di tingkat lokal, regional, dan nasional.